RSS

Monthly Archives: February 2013

Bertualang ke Museum

Beberapa kali datang ke museum di UK ini, saya melihat museum-museum tersebut memberikan perhatian khusus pada anak-anak. Selalu ada ruang bermain untuk batita. Museum juga menerjemahkan koleksinya ke aktivitas yang menyenangkan bagi anak-anak.

Di Discovery Museum, Newcastle, ada ruang khusus anak dengan tiruan sungai Tyne, lengkap dengan jembatan, kapal plastik dsb. Anak-anak dianjurkan (bahkan didorong!) bermain air di tiruan sungai itu. Dzakka sangat senang dan mengajak bermain ke sana lagi.

IMG_0612

Bermain air di miniatur sungai Tyne

IMG_0586

Peragaan gaya hidup di masa Romawi

IMG_0596

Naik kuda-kudaan ala Ksatria Berbaju Besi!

IMG_0588

melihat foto-foto perkembangan kota Newcastle

Hari ini kami alhamdulillah berkesempatan berkunjung ke Museum of Science and Technology (MOSI) di Manchester. Kalau mendengar namanya, Museum Sains gitu loh, saya awalnya membayangkan suasana yang suram, kaku dan … membosankan. Ternyata, dugaan saya salah 😀

MOSI sangat ramai. Cat warna-warni menghiasi dinding. Ada banyak hal yang bisa dilakukan, mulai dari foto-foto :P, sampai uji coba bagaimana gerakan tubuh bisa menghasilkan suara (saya masih takjub dengan uji coba ini!) sampai cerita mesin uap yang bertemakan Thomas (y). Konsep ilmiah seperti magnet, cahaya, listrik ditampilkan dalam bentuk permainan yang sangat menyenangkan.

Oh ya, satu hal yang juga menarik, di MOSI ini ada unsur sejarahnya juga. Jadi saat membahas tekstil, ada eksperimen merajut tempoe doeloe, lengkap dengan instruktur berkostum seperti kostum little house on the prairie ;). Asyik sekali, belajar secara integratif antara sains dan sosial.

IMG_0752

Bapaknya ikut main merry-go-round 😀

170220133577

Kereta uap masih bisa jalan keliling arena museum

IMG_0739

Dzakka bergaya ala Englishmen tempoe doeloe.

IMG_0750

Praktek merajut (?), pengenalan industri tempoe doeloe yang marak di Manchester

Di Indonesia, konsep ini ada di Taman Pintar Yogyakarta. Seandainya ada pusat-pusat sains yang seseru ini, mungkin pelajaran Fisika bukan lagi pelajaran yang angker dan menjemukan 😛

Ah iya, kata teman saya yang orang Irlandia, kondisi museum yang “ramah-anak” ini baru satu dekade terakhir (kurang-lebih lah…). Dulu, sewaktu dia kecil, museum di UK juga terkesan menjemukan. Tapi segalanya berubah seiring pemahaman tentang konsep pendidikan yang berubah (saya jadi ingin wawancara petugas museum, tanya kapan dan bagaimana konsep museum ramah anak ini muncul dan berkembang). Jadi… Insha Allah pengelolaan museum di Indonesia juga bisa menjadi lebih baik! Kondisi “museum yang asyik” ini dibangun bersama, bukan “mak bedhundhuk” muncul begitu saja tanpa usaha, kok.

 
Leave a comment

Posted by on February 18, 2013 in Perjalanan

 

Tags: , ,