RSS

Scholarship Hunting (2): Beasiswa LPDP

21 Aug

Alhamdulillah, beberapa waktu silam saya mendapatkan kabar bahagia. Kakak saya memperoleh beasiswa dari LPDP. Insha Allah pada September mendatang, kakak dan keluarga akan berangkat ke Australia. Kakak insha Allah akan mengambil program PhD di Monash University.

Saya cukup mengikuti proses kakak sampai memperoleh Beasiswa LPDP ini. Meski tidak mengalami sendiri, namun informasi saya insha Allah sahin dan bersanad kuat lah 😀 Untuk itu, saya ingin berbagi informasi tentang beasiswa ini, sebagai pelengkap informasi tentang BLN DIKTI yang sudah saya share sebelumnya.

LPDP adalah beasiswa yang diperuntukkan bagi warga negara Indonesia, apapun latar belakangnya [1]. Sumber dananya dari keuntungan (dan bunga?) dana abadi pendidikan yang dikelola oleh Kementrian Keuangan. Detailnya saya kurang tahu, tapi kurang lebih demikian.

LPDP memberikan beasiswa Magister dan Doktoral untuk dalam dan luar negeri, serta beasiswa Tesis dan Disertasi. Komponen beasiswa semua ada di buku panduan Beasiswa LPDP. Anda dapat mengunduh buku panduan tersebut di sini.

Untuk mendaftar Beasiswa LPDP, ada syarat-syarat dokumen yang harus dipenuhi. Semua tercantum lengkap di laman Beasiswa LPDP. Namun, berbeda dengan beasiswa lain, Beasiswa LPDP ini memberikan titik tekan pada kepemimpinan dan kontribusi pada masyarakat/negara. LPDP mencari kandidat yang memiliki jiwa kepemimpinan dan mampu mewujudkannya dalam kehidupan bermasyarakat. Kandidat juga diharapkan telah memiliki kontribusi nyata bagi bangsa Indonesia dan akan kembali berkontribusi selepas kuliah nanti. Dalam briefing, pengelola Beasiswa LPDP menyatakan bahwa LPDP tidak memiliki batasan maksimal berapa orang yang akan diberangkatkan per periode. Jika semua pendaftar memenuhi kriteria, maka semua berangkat! [2]

Nah, dua variabel inilah yang menurut saya menarik, dan wajib disiapkan oleh anda jika ingin mendaftar Beasiswa LPDP. Dua variabel ini dinilai berdasarkan pada esay dan performa kandidat saat wawancara. Berdasarkan pengamatan saya pada esay yang ditulis kakak saya, serta obrolan dengan beberapa rekan penerima Beasiswa LPDP, berikut tips-tips yang saya harapkan dapat membantu anda menyusun esay untuk aplikasi Beasiswa LPDP:

  1. Visi. Anda perlu memiliki visi yang kuat terkait masa depan anda. Visi yang kuat menurut saya tidak harus berskala besar seperti menjadi presiden. Toh, Presiden RI hanya seorang dalam lima tahun (dan bisa jadi tetap orang tersebut selama lima tahun berikutnya, :D). Visi yang kuat menurut saya adalah visi yang terukur, aplikatif dan anda percaya kalau anda mampu meraihnya!
  2. Kontribusi. Visi yang kuat tapi berorientasi pribadi tidak cukup. Anda harus mengaitkan visi tersebut dengan kontribusi. Apa yang akan (atau sudah) anda sumbangkan untuk bangsa dan negara? Bagaimana keberhasilan anda memberikan imbas positif pada masyarakat di sekitar anda? Untuk kontribusi, pilihlah sesuatu yang unik, yang khas. Misalnya, jika anda dosen, maka “kontribusi saya akan mengajar mahasiswa” itu tidak cukup unik. Semua dosen akan menjawab demikian. Anda perlu berpikir, apa kontribusi yang hanya anda yang dapat melakukannya? Lebih lanjut, renungkan bagaimana beasiswa LPDP ini dapat membantu anda untuk berkontribusi lebih banyak?
  3. Sukses dalam hidup. Salah satu esay yang harus anda tulis adalah sukses dalam hidup anda. Definisi sukses tentu sangat bervariasi, tergantung pada setiap individu. Menurut saya, anda perlu mengangkat keunikan sukses anda. Bukan masalah apa yang anda sebut sebagai sukses, namun jelaskan mengapa anda menyebutnya sebagai sukses! Apa pengaruh keberhasilan tersebut pada diri anda? Pada lingkungan anda? Pada masyarakat yang lebih luas? Kembali, semakin rinci anda menyampaikan sukses ini, akan semakin baik.

Tahapan seleksi Beasiswa LPDP serupa dengan beasiswa-beasiswa lain. Anda harus mendaftar online dan mengirimkan scan dokumen pendukung. Jika lolos, anda akan diminta hadir wawancara. Yang menarik, pengelola Beasiswa LPDP membuka layanan wawancara via skype bagi kandidat yang berada di luar negeri.

Materi wawancara berkisar pada latar belakang anda dan dua esay yang sudah anda tulis. Seorang rekan awardee menyampaikan: just be yourself during the interview! Kembali saya tegaskan, tunjukkan prestasi, cita-cita dan kontribusi yang khas diri anda. Yakinlah pada visi hidup anda dan jelaskan bagaimana visi itu akan menghasilkan kontribusi untuk masyarakat dan bangsa.

Setelah itu, anda menunggu pengumuman apakah anda lolos sebagai calon awardee. Jika anda lolos sebagai calon awardee, anda akan diminta mengikuti pembekalan selama sepekan lebih. Di akhir pembekalan anda akan menandatangani kontrak dan resmi sebagai penerima Beasiswa LPDP.

Demikian beberapa tips yang saya susun. Kembali, ini berdasarkan pada pengalaman kakak saya dan obrolan dengan beberapa awardee Beasiswa LPDP yang lain. Saya tentu berharap apa yang and tuliskan bukan sekedar “tulisan bisu”, yang disusun demi mendapatkan beasiswa. Saya berharap, tulisan itu menjadi prasasti anda, sumber kekuatan, pengingat dan janji yang akan anda tepati di kemudian hari. Selamat berkarya! 🙂

 

 

 

[1] Kabar terbaru, Beasiswa LPDP tidak dapat diakses oleh para dosen yang telah memiliki NIDN 😉

[2] Adanya Beasiswa LPDP dan Beasiswa DIKTI sebenarnya membuka peluang yang sangat besar bagi warga Indonesia untuk melanjutkan kuliah. Beasiswa LPDP siap memberangkatkan berapa pun, selama awardee memenuhi syarat. Beasiswa DIKTI setiap tahun menarget 800 awardee. Jadi, jangan merasa kecil hati atau tidak memiliki peluang!

 

Advertisements
 
1 Comment

Posted by on August 21, 2013 in Beasiswa

 

Tags:

One response to “Scholarship Hunting (2): Beasiswa LPDP

  1. sakawulan

    November 30, 2013 at 3:27 am

    Reblogged this on Desi Sakawulan.

     

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: